01-11-11
Tuhan punya hadiah utkmu di bulan ini:
☆ Sebuah Cahaya
untuk Kegelapan :)
☆ Sebuah Rencana
untuk Hari Esok :)
☆ Sebuah Jalan Keluar
untuk Masalah :)
☆ Sebuah Kebahagian
untuk Kesedihan :)
Dan aku punya hadiah utkmu hari ini...
Ѽ "Sebuah Doa"
&
Ѽ "Harapan"
agar Tuhan selalu menyertai setiap langkahmu
Sent from my BlackBerry®
Blessingfor Myfamily
Keluarga yg diberkati
Senin, 31 Oktober 2011
Facebook newsfeed post by: Dwie Wahyunie
Dwie Wahyunie wrote:
::::::Ketika satu pintu kebahagiaan tertutup, pintu yang lain dibukakan.
Tetapi sering kali kita terpaku terlalu lama pada pintu yang tertutup
sehingga tidak melihat pintu lain yang dibukakan bagi kita.:::::::
MUNGKIN kita sering membaca dan mendengar kata2 tersebut TAPI SEJAUH mana kita memahaminya????
MARILAH KITA BELAJAR BERSAMA UNTUK MEMBUKA HATI
Seberat apapun beban hidup kita hari ini ...
Sekuat apapun godaan yang harus kita hadapi...
Sekokoh apapun cobaan yang harus kita jalani..
Sebesar apapun kegagalan yang kita rasai..
Sejenuh apapun hari hari kita lalui...
Jangan pernah berhenti berharap pada pertolongan Illahi ..
Jangan pernah berhenti berdoa kepada Tuhan Karena harapan adalah masa depan
Karena harapan adalah sumber kekuatanKarena doa adalah pintu kebaikan
Karena doa adalah senjata orang beriman.
Sent from my BlackBerry®
::::::Ketika satu pintu kebahagiaan tertutup, pintu yang lain dibukakan.
Tetapi sering kali kita terpaku terlalu lama pada pintu yang tertutup
sehingga tidak melihat pintu lain yang dibukakan bagi kita.:::::::
MUNGKIN kita sering membaca dan mendengar kata2 tersebut TAPI SEJAUH mana kita memahaminya????
MARILAH KITA BELAJAR BERSAMA UNTUK MEMBUKA HATI
Seberat apapun beban hidup kita hari ini ...
Sekuat apapun godaan yang harus kita hadapi...
Sekokoh apapun cobaan yang harus kita jalani..
Sebesar apapun kegagalan yang kita rasai..
Sejenuh apapun hari hari kita lalui...
Jangan pernah berhenti berharap pada pertolongan Illahi ..
Jangan pernah berhenti berdoa kepada Tuhan Karena harapan adalah masa depan
Karena harapan adalah sumber kekuatanKarena doa adalah pintu kebaikan
Karena doa adalah senjata orang beriman.
Sent from my BlackBerry®
Minggu, 30 Oktober 2011
ULAR DAN KATAK
ULAR DAN KATAK
Bacaan: Galatia 5:1-6:2
Bertolong-tolonganlah menanggung bebanmu! Demikianlah kamu memenuhi hukum Kristus (Galatia 6:2)
------------------------------------------------------------------
Bacaan setahun: Lukas 8-11
------------------------------------------------------------------
Pada saat bencana banjir di Brisbane Queensland akhir tahun 2010 lalu, Armin Gerlach seorang teknisi kantor berita berhasil mengabadikan sebuah momen langka. Yakni rekaman foto tentang persahabatan seekor katak hijau yang mendapat tumpangan di punggung seekor ular coklat yang berenang melintasi genangan air akibat banjir. Bukankah seekor ular biasanya melahap katak yang lemah sebagai mangsanya? Namun, ketika bencana menimpa, dua hewan itu mampu mengesampingkan segala perbedaan di antara keduanya hingga si kuat memberi diri menyelamatkan si lemah.
Sebagai makhluk yang lebih mulia, seharusnya manusia bisa bersikap lebih dari itu. Namun kenyataannya, banyak orang hidup dengan memuaskan nafsu dagingnya sampai saling menggigit, menelan, dan membinasakan (ayat 15). Oleh sebab itu, Paulus mengingatkan bahwa kita telah dimerdekakan dari perbudakan dosa oleh penebusan Kristus (5:1). Maka, jangan sampai kita berbalik lagi ke dalam kehidupan lama (ayat 16-21). Setiap orang beriman harus menghidupi hakikat hidup barunya, yaitu hidup oleh Roh dan dipimpin oleh Roh (ayat 25) agar menghasilkan buah Roh (ayat 22-23). Bagaimana hidup oleh Roh itu diwujudkan dalam relasi antar orang beriman, agar hidup ini menghasilkan buah Roh yang memberkati sesama dan memuliakan Tuhan?
Ingat dan terapkan firman ini sebagai petunjuk praktis hidup sehari-hari: Bertolong-tolonganlah menanggung bebanmu! Demikianlah kamu memenuhi hukum Kristus" (Galatia 6:2). Sebagai orang yang sudah dibebaskan Kristus dari dosa, kiranya hidup kita jauh dari sikap egois, penuh dengki, saling menggigit dan menelan --SST
------------------------------------------------------------------
TUHAN MENYELAMATKAN KITA DENGAN KASIH YANG TIDAK EGOIS
MAKA BETAPA TAK TAHU MALUNYA KITA APABILA HIDUP EGOIS
------------------------------------------------------------------
Dikirim dari aplikasi Alkitabku. Unduh di http://bb.alkitabku.com
Sent from my BlackBerry®
Bacaan: Galatia 5:1-6:2
Bertolong-tolonganlah menanggung bebanmu! Demikianlah kamu memenuhi hukum Kristus (Galatia 6:2)
------------------------------------------------------------------
Bacaan setahun: Lukas 8-11
------------------------------------------------------------------
Pada saat bencana banjir di Brisbane Queensland akhir tahun 2010 lalu, Armin Gerlach seorang teknisi kantor berita berhasil mengabadikan sebuah momen langka. Yakni rekaman foto tentang persahabatan seekor katak hijau yang mendapat tumpangan di punggung seekor ular coklat yang berenang melintasi genangan air akibat banjir. Bukankah seekor ular biasanya melahap katak yang lemah sebagai mangsanya? Namun, ketika bencana menimpa, dua hewan itu mampu mengesampingkan segala perbedaan di antara keduanya hingga si kuat memberi diri menyelamatkan si lemah.
Sebagai makhluk yang lebih mulia, seharusnya manusia bisa bersikap lebih dari itu. Namun kenyataannya, banyak orang hidup dengan memuaskan nafsu dagingnya sampai saling menggigit, menelan, dan membinasakan (ayat 15). Oleh sebab itu, Paulus mengingatkan bahwa kita telah dimerdekakan dari perbudakan dosa oleh penebusan Kristus (5:1). Maka, jangan sampai kita berbalik lagi ke dalam kehidupan lama (ayat 16-21). Setiap orang beriman harus menghidupi hakikat hidup barunya, yaitu hidup oleh Roh dan dipimpin oleh Roh (ayat 25) agar menghasilkan buah Roh (ayat 22-23). Bagaimana hidup oleh Roh itu diwujudkan dalam relasi antar orang beriman, agar hidup ini menghasilkan buah Roh yang memberkati sesama dan memuliakan Tuhan?
Ingat dan terapkan firman ini sebagai petunjuk praktis hidup sehari-hari: Bertolong-tolonganlah menanggung bebanmu! Demikianlah kamu memenuhi hukum Kristus" (Galatia 6:2). Sebagai orang yang sudah dibebaskan Kristus dari dosa, kiranya hidup kita jauh dari sikap egois, penuh dengki, saling menggigit dan menelan --SST
------------------------------------------------------------------
TUHAN MENYELAMATKAN KITA DENGAN KASIH YANG TIDAK EGOIS
MAKA BETAPA TAK TAHU MALUNYA KITA APABILA HIDUP EGOIS
------------------------------------------------------------------
Dikirim dari aplikasi Alkitabku. Unduh di http://bb.alkitabku.com
Sent from my BlackBerry®
Facebook newsfeed post by: Virginia Jivi Elvi
~Laut yang tenang tidak akan menghasilkan #:-sPELAUT yang tangguh..
~Langit yang cerah tidak akan menghasilkan 8-|PILOT yang handal..
:|~Hidup yang tidak ada masalah tidak akan membuat ORANG menjadi kuat..
Karena itu,
:OJadilah orang yang HANDAL dan TAHAN UJI dalam menerima berbagai tantangan hidupmu..
Tuhan mengijinkan jalan hidupmu berbelok dan tidak mulus,
. . .
gelombang² persoalan yang mtenghantammu,. . .
.. . . .
ζangit yang kelam dan penuh awan badai. .
. .
semuanya itu dibuatNya supaya engkau menjadi pribadi yang handal dan tahan uji dalam menjalani hidup ini..!!
(*) . .. (*)
Κ̣̝̇eep Ŝtrong
Sent from my BlackBerry®
~Langit yang cerah tidak akan menghasilkan 8-|PILOT yang handal..
:|~Hidup yang tidak ada masalah tidak akan membuat ORANG menjadi kuat..
Karena itu,
:OJadilah orang yang HANDAL dan TAHAN UJI dalam menerima berbagai tantangan hidupmu..
Tuhan mengijinkan jalan hidupmu berbelok dan tidak mulus,
. . .
gelombang² persoalan yang mtenghantammu,. . .
.. . . .
ζangit yang kelam dan penuh awan badai. .
. .
semuanya itu dibuatNya supaya engkau menjadi pribadi yang handal dan tahan uji dalam menjalani hidup ini..!!
(*) . .. (*)
Κ̣̝̇eep Ŝtrong
Sent from my BlackBerry®
Sabtu, 29 Oktober 2011
ABAIKAN SAJA!
ABAIKAN SAJA!
Bacaan: Yohanes 11:45-57
Pada waktu itu hari raya Paskah orang Yahudi sudah dekat ... imam-imam kepala dan orang-orang Farisi telah memberikan perintah supaya setiap orang yang tahu di mana Dia berada memberitahukannya, agar (Yohanes 11:55,57)
------------------------------------------------------------------
Bacaan setahun: Lukas 5-7
------------------------------------------------------------------
Ada kalanya kita menghadapi masalah yang benar-benar serius, tetapi ada kalanya juga kita menghadapi masalah-masalah kecil. Andai kita mengabaikan semua masalah kecil, bukankah itu tidak akan memengaruhi hidup kita? Mengapa kita harus mengizinkan hal-hal itu menyita perhatian kita, menyedot seluruh energi dan menguras emosi? Mengapa gara-gara berbeda cara memencet pasta gigi, suami istri harus ribut hingga suasana rumah menjadi tak nyaman? Mengapa hanya karena kelewatan salah satu acara TV yang kita sukai, kita harus marah-marah? Seorang yang bijak pernah berkata, "Jangan ambil pusing masalah, jika tidak, masalah itu benar-benar akan membuat Anda pusing."
Kita memerlukan energi untuk melakukan hal-hal yang lebih penting. Jika kita terfokus pada masalah-masalah kecil, banyak perkara besar yang jauh lebih penting akan terabaikan. Bukannya meremehkan masalah-masalah kecil itu, tetapi kita perlu sedikit lebih rileks menghadapi hidup.
Kita perlu belajar dari Tuhan Yesus. Berkali-kali Dia dikecam dan dikritik gara-gara masalah "sepele". Orang Farisi dan Ahli Taurat selalu mencari-cari soal untuk menjatuhkan Yesus. Bahkan hingga menjelang akhir pelayanannya ancaman pembunuhan terhadap Yesus. Apakah ini membuat Yesus terfokus pada kecaman orang Farisi? Tidak! Yesus tetap berfokus kepada salib, sebab itu lebih penting daripada menanggapi serangan orang Farisi. Yesus sangat pintar menata prioritas perhatian. Dengan bersikap demikian, maka hal penting tak menjadi korban hal "sepele". Maka, energi-Nya juga tidak terkuras. Mari meniru Yesus --PK
------------------------------------------------------------------
BERI PERHATIAN CUKUP PADA SETIAP MASALAH SESUAI PORSINYA
MAKA KITA BISA BERUSAHA MAKSIMAL UNTUK MENCAPAI TUJUAN
------------------------------------------------------------------
Dikirim dari aplikasi Alkitabku. Unduh di http://bb.alkitabku.com
Sent from my BlackBerry®
Bacaan: Yohanes 11:45-57
Pada waktu itu hari raya Paskah orang Yahudi sudah dekat ... imam-imam kepala dan orang-orang Farisi telah memberikan perintah supaya setiap orang yang tahu di mana Dia berada memberitahukannya, agar (Yohanes 11:55,57)
------------------------------------------------------------------
Bacaan setahun: Lukas 5-7
------------------------------------------------------------------
Ada kalanya kita menghadapi masalah yang benar-benar serius, tetapi ada kalanya juga kita menghadapi masalah-masalah kecil. Andai kita mengabaikan semua masalah kecil, bukankah itu tidak akan memengaruhi hidup kita? Mengapa kita harus mengizinkan hal-hal itu menyita perhatian kita, menyedot seluruh energi dan menguras emosi? Mengapa gara-gara berbeda cara memencet pasta gigi, suami istri harus ribut hingga suasana rumah menjadi tak nyaman? Mengapa hanya karena kelewatan salah satu acara TV yang kita sukai, kita harus marah-marah? Seorang yang bijak pernah berkata, "Jangan ambil pusing masalah, jika tidak, masalah itu benar-benar akan membuat Anda pusing."
Kita memerlukan energi untuk melakukan hal-hal yang lebih penting. Jika kita terfokus pada masalah-masalah kecil, banyak perkara besar yang jauh lebih penting akan terabaikan. Bukannya meremehkan masalah-masalah kecil itu, tetapi kita perlu sedikit lebih rileks menghadapi hidup.
Kita perlu belajar dari Tuhan Yesus. Berkali-kali Dia dikecam dan dikritik gara-gara masalah "sepele". Orang Farisi dan Ahli Taurat selalu mencari-cari soal untuk menjatuhkan Yesus. Bahkan hingga menjelang akhir pelayanannya ancaman pembunuhan terhadap Yesus. Apakah ini membuat Yesus terfokus pada kecaman orang Farisi? Tidak! Yesus tetap berfokus kepada salib, sebab itu lebih penting daripada menanggapi serangan orang Farisi. Yesus sangat pintar menata prioritas perhatian. Dengan bersikap demikian, maka hal penting tak menjadi korban hal "sepele". Maka, energi-Nya juga tidak terkuras. Mari meniru Yesus --PK
------------------------------------------------------------------
BERI PERHATIAN CUKUP PADA SETIAP MASALAH SESUAI PORSINYA
MAKA KITA BISA BERUSAHA MAKSIMAL UNTUK MENCAPAI TUJUAN
------------------------------------------------------------------
Dikirim dari aplikasi Alkitabku. Unduh di http://bb.alkitabku.com
Sent from my BlackBerry®
Prinsip2 pengampunan
Prinsip2 PEngampunan
✽̶ Mengampuni σяαηƍ lain a/mnyadari bhw ǺŊ∂ά-pun telah diampuni ƬǙƗƗÄƝ. Berilah sebab engkau telah menerima.
✽̶ Lepaskan rasa sakit hatimu terhadap σяαηƍ Ɣƍ telah menyakiti ǺŊ∂ά. Secara mental/pikiran & emosional. φϋ βαϊκ untuk dirimu șέήđίяї.
✽̶ Terimalah kondisi σяαηƍ Ɣƍ belum berubah, belum bertobat, belum mnyadari kesalahannya. Kadang memang belum waktunya. Doa buat kebaikannya.
✽̶ σяαηƍ Ɣƍ mnyakiti Ќi†α̇ bisa dipakai ƬǙƗƗÄƝ sbg alat tuk mbentuk, mnguatkan, mdewasakan, & jadikan Ќi†α̇ lebih bijaksana di masa depan.
※ Berdamai, mengalah, mngampuni LEBIH βαϊκ drpd pahit hati, ingin balas dendam, & kebencian.
※ ♕ΛL̲̅L̲̅ÄƗƗ♕ mengendalikan segala sesuatu ϑƍ cara2 Ɣƍ tak terlihat & tak Ќi†α̇ ketahui.
♕ΛL̲̅L̲̅ÄƗƗ♕ membentuk & berusaha menjangkau org2 ϑƍ berbagai cara, termasuk org2 Ɣƍ telah menyakitimu.
Sent from my BlackBerry®
✽̶ Mengampuni σяαηƍ lain a/mnyadari bhw ǺŊ∂ά-pun telah diampuni ƬǙƗƗÄƝ. Berilah sebab engkau telah menerima.
✽̶ Lepaskan rasa sakit hatimu terhadap σяαηƍ Ɣƍ telah menyakiti ǺŊ∂ά. Secara mental/pikiran & emosional. φϋ βαϊκ untuk dirimu șέήđίяї.
✽̶ Terimalah kondisi σяαηƍ Ɣƍ belum berubah, belum bertobat, belum mnyadari kesalahannya. Kadang memang belum waktunya. Doa buat kebaikannya.
✽̶ σяαηƍ Ɣƍ mnyakiti Ќi†α̇ bisa dipakai ƬǙƗƗÄƝ sbg alat tuk mbentuk, mnguatkan, mdewasakan, & jadikan Ќi†α̇ lebih bijaksana di masa depan.
※ Berdamai, mengalah, mngampuni LEBIH βαϊκ drpd pahit hati, ingin balas dendam, & kebencian.
※ ♕ΛL̲̅L̲̅ÄƗƗ♕ mengendalikan segala sesuatu ϑƍ cara2 Ɣƍ tak terlihat & tak Ќi†α̇ ketahui.
♕ΛL̲̅L̲̅ÄƗƗ♕ membentuk & berusaha menjangkau org2 ϑƍ berbagai cara, termasuk org2 Ɣƍ telah menyakitimu.
Sent from my BlackBerry®
Jumat, 28 Oktober 2011
DUA PENYAMUN SATU YESUS
DUA PENYAMUN SATU YESUS
Bacaan: Lukas 23:33-43
Lalu ia berkata: "Yesus, ingatlah aku, apabila Engkau datang sebagai Raja" (Lukas 23:42)
------------------------------------------------------------------
Bacaan setahun: Lukas 1-4
------------------------------------------------------------------
Dua orang, pada satu tempat, satu waktu, dihadapkan pada hal yang sama, ternyata bisa membuat dua keputusan berbeda. Ini terjadi pada dua penyamun yang disalibkan bersama Yesus. Masing-masing di samping kiri dan kanan-Nya. Mereka menerima hukuman itu karena kejahatan yang sudah mereka lakukan.
Sebelum sampai ke salib, kedua penyamun ini mungkin sudah malang melintang di dunia kejahatan. Namun, aha, siapa lelaki di tengah ini? Apa kejahatan yang Dia perbuat? Mengapa Dia diam ketika disesah sedemikian rupa? Benarkah Dia menyebut diri-Nya Raja?
Penyamun pertama menghujat Yesus. Mungkin ia berpikir, jika orang yang berbuat baik dan berbuat jahat sama saja nasibnya, untuk apa menyusahkan diri dengan sedikit kebaikan dan empati? Penyamun kedua, walau awalnya menghujat, tertegun dengan sosok Yesus. Ada kepasrahan dan sikap koreksi diri darinya. Ada keyakinan bahwa kebenaran itu tetap ada walaupun tersangkut di tiang salib: Yesus tak bersalah. Saya bersalah.
Kepada Yesus, penyamun kedua menyampaikan permintaanya: "Yesus, ingatlah aku, apabila Engkau datang sebagai Raja." Ia hanya meminta Yesus mengingatnya. Itu lebih dari cukup baginya. Namun, Yesus memberi jauh melebihi yang ia minta. Tidak sekadar mengingat, tetapi hari itu juga ia bersama dengan Yesus di Firdaus.
Dua orang, satu waktu, satu tempat, satu kejadian, memandang satu Yesus. Apa yang mereka lihat dalam diri Yesus bisa berbeda satu sama lain, tetapi orang yang memilih yang terbaik, sudah bersama-sama dengan Yesus di Firdaus hari itu juga. Bagaimana dengan kita? --SL
------------------------------------------------------------------
BISA ADA BANYAK PANDANGAN ORANG TERHADAP YESUS
NAMUN YANG PENTING: BAGAIMANA KITA MEMANDANG YESUS?
------------------------------------------------------------------
Dikirim dari aplikasi Alkitabku. Unduh di http://bb.alkitabku.com
Sent from my BlackBerry®
Bacaan: Lukas 23:33-43
Lalu ia berkata: "Yesus, ingatlah aku, apabila Engkau datang sebagai Raja" (Lukas 23:42)
------------------------------------------------------------------
Bacaan setahun: Lukas 1-4
------------------------------------------------------------------
Dua orang, pada satu tempat, satu waktu, dihadapkan pada hal yang sama, ternyata bisa membuat dua keputusan berbeda. Ini terjadi pada dua penyamun yang disalibkan bersama Yesus. Masing-masing di samping kiri dan kanan-Nya. Mereka menerima hukuman itu karena kejahatan yang sudah mereka lakukan.
Sebelum sampai ke salib, kedua penyamun ini mungkin sudah malang melintang di dunia kejahatan. Namun, aha, siapa lelaki di tengah ini? Apa kejahatan yang Dia perbuat? Mengapa Dia diam ketika disesah sedemikian rupa? Benarkah Dia menyebut diri-Nya Raja?
Penyamun pertama menghujat Yesus. Mungkin ia berpikir, jika orang yang berbuat baik dan berbuat jahat sama saja nasibnya, untuk apa menyusahkan diri dengan sedikit kebaikan dan empati? Penyamun kedua, walau awalnya menghujat, tertegun dengan sosok Yesus. Ada kepasrahan dan sikap koreksi diri darinya. Ada keyakinan bahwa kebenaran itu tetap ada walaupun tersangkut di tiang salib: Yesus tak bersalah. Saya bersalah.
Kepada Yesus, penyamun kedua menyampaikan permintaanya: "Yesus, ingatlah aku, apabila Engkau datang sebagai Raja." Ia hanya meminta Yesus mengingatnya. Itu lebih dari cukup baginya. Namun, Yesus memberi jauh melebihi yang ia minta. Tidak sekadar mengingat, tetapi hari itu juga ia bersama dengan Yesus di Firdaus.
Dua orang, satu waktu, satu tempat, satu kejadian, memandang satu Yesus. Apa yang mereka lihat dalam diri Yesus bisa berbeda satu sama lain, tetapi orang yang memilih yang terbaik, sudah bersama-sama dengan Yesus di Firdaus hari itu juga. Bagaimana dengan kita? --SL
------------------------------------------------------------------
BISA ADA BANYAK PANDANGAN ORANG TERHADAP YESUS
NAMUN YANG PENTING: BAGAIMANA KITA MEMANDANG YESUS?
------------------------------------------------------------------
Dikirim dari aplikasi Alkitabku. Unduh di http://bb.alkitabku.com
Sent from my BlackBerry®
Langganan:
Postingan (Atom)